Termodinamika Kompor Gas

13vitron-komporgasCoba perhatikan tukang nasi goreng atau martabak, mereka pasti sudah belajar tentang termodinamika, persamaan gas ideal. Beberapa dari mereka mungkin tidak lulus kuliah, SMA bahkan tidak berkesempatan menginjak bangku sekolah, tetapi mereka sudah belajar mengenai pengaruh tekanan terhadap panasnya api kompor yang mereka gunakan. Persamaan gas ideal yang sering dipakai dan seharusnya telah dikenal oleh orang-orang yang telah tamat SMA yaitu,
PV = nRT
telah menjelaskan bahwasanya jika Tekanan (P) meningkat, maka meningkat pula temperatur (T). Tukang nasi goreng yang memakai kompor gas, sewaktu-waktu harus memompa tabung kecilnya itu agar tekanan dalam tabung naik sehingga bertambah panasnya api. Semakin panas apinya, semakin cepat pula nasi goreng atau martabak siap disajikan.Tak disangka, tukang nasi goreng dan martabak yang berjuang menghidupi keluarganya ini juga telah mempelajari tentang hubungan panjang gelombang dengan temperatur. Ibu-ibu dan bibi yang suka bantu masak di rumah pastinya tidak mau kalah dengan tukang nasi goreng, mereka juga tahu tentang ini. Dari hukum Wien, yang dapat dituliskan sebagai
T = 1/λ
memang memperlihatkan bahwasanya temperatur (T) berhubungan terbalik dengan panjang gelombang (λ). Panjang gelombang yang dapat direpresentasikan dalam warna memudahkan ibu, bibi dan tukang nasi goreng mengira-ngira temperatur dari api kompornya. Jika panjang gelombang api adalah pendek, alias berwarna biru, maka dapat dipastikan apinya lebih panas dibandingkan api dengan panjang gelombang panjang atau berwarna merah.

Pengetahuan ibu, bibi, tukang goreng dan tukang martabak itu “ujuk-ujuk” mereka kumpulkan untuk memberikan kenyamanan kepada penikmat makanan yang tidak sabaran menunggu masakan dihidangkan.

Adakah fenomena keseharian di kehidupan kita yang juga membuktikan kebenaran hukum-hukum fisika? Hukum Fisika hanya mampu memformulasikan alam semesta melalui pendekatan-pendekatan, bukan kebenaran mutlak. Toh pendekatan demi pendekatan menuju kebenaran lebih baik daripada tidak mencari kebenaran sama sekali.

About fafa

Mahasiswa Prodi Pendidikan Sains 2011 A FMIPA UNESA

Posted on July 13, 2013, in SAINS. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: