Laporan Kimia Dasar “Identifikasi Boraks dalam Makanan”

  1. Judul Percobaan                            : Identifikasi Boraks dalam Makanan
  2. Hari/Tanggal Percobaan                : Selasa, 18 Oktober 2011
  3. Selesai Percobaan                          : Selasa, 18 Oktober 2011
  4. Tujuan Percobaan                          : Mengidentifakasi adanya boraks pada makanan
  5. Tinjauan Pustaka                           :

Boraks merupakan garam natrium atau natrium tetraborat yang banyak digunakan di berbagai industri nonpangan, khususnya industri kertas, gelas, pengawet kayu, dan keramik. Boraks biasa berupa serbuk kristal putih, tidak berbau, mudah larut dalam air, tetapi boraks tidak dapat larut dalam alkohol. Boraks biasa digunakan sebagai pengawet dan antiseptik kayu. Daya pengawet yang kuat dari boraks berasal dari kandungan asam borat didalamnya.Asam borat sering digunakan dalam dunia pengobatan dan kosmetika. Misalnya, larutan asam borat dalam air digunakan sebagai obat cuci mata dan dikenal sebagai boorwater. Asam borat juga digunakan sebagai obat kumur, semprot hidung, dan salep luka kecil. Namun, bahan ini tidak boleh diminum atau digunakan pada luka luar karena beracun ketika terserap masuk dalam tubuh. Dalam pengidentifikasian boraks pada makanan jika boraks direaksikan dengan kurkumin akan menghasilkan senyawa berwarna merah yang disebut rososiania. Berikut beberapa pengaruh boraks pada kesehatan.

a. Tanda dan gejala akut :

Muntah-muntah, diare, konvulsi dan depresi SSP (Susunan Syaraf Pusat)
b. Tanda dan gejala kronis

-         Nafsu makan menurun

-         Gangguan pencernaan

-         Gangguan SSP : bingung dan bodoh

-         Anemia, rambut rontok dan kanker.

Boraks akan berguna dengan positif bila memang digunakan sesuai dengan seharusnya, tetapi bahan itu tidak boleh dijadikan sebagai pengawet makanan karena bahan tersebut sangat berbahaya, seperti telah diuraikan diatas pengaruhnya terhadap kesehatan. Walaupun begitu, karena ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya, banyak produsen makanan yang tetap menggunakan bahan ini dan tidak memperhitungkan bahayanya. Pada umumnya, alasan para produsen menggunakan boraks sebagai bahan pengawet makanan adalah karena bahan ini mudah digunakan dan mudah didapat, karena harganya relatif murah dibanding bahan pengawet lain yang tidak berpengaruh buruk pada kesehatan. Selain itu, boraks merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus, misalnya bakso dan kerupuk. Beberapa contoh makanan yang dalam pembuatannya sering menggunakan boraks adalah bakso, kerupuk, ikan, tahu, mie, dan juga daging ayam.

Boraks merupakan bahan tambahan yang sangat berbahaya bagi manusia karena merupakan racun. Bila terkonsumsi dalam konsentrasi tinggi racunnya akan mempengaruhi kerja syaraf. Secara awam kita tidak dapat mengetahui seberapa besar kadar konsentrat boraks yang digunakan dalam suatu makanan.

Berikut adalah beberapa cara mengidentifikasi makanan yang menggunakan boraks.

-        Bakso yang menggunakan boraks memiliki kekenyalan khas yang berbeda dari kekenyalan bakso yang menggunakan banyak daging.

-        Tahu yang berbentuk bagus, kenyal, tidak mudah hancur, awet hingga lebih dari
3 hari, bahkan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es, dan berbau menyengat khas formalin.

-        Mie basah biasanya lebih awet sampai 2 hari pada suhu kamar (25 derajat celcius), berbau menyengat, kenyal, tidak lengket dan agak mengkilap.

Berikut ini ciri-ciri dari beberapa makanan yang diberi boraks :
a. Mi basah

Penggunaan boraks pada mi basah akan menyebabkan mi tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es ( 10 derajat Celsius). Baunya agak menyengat, bau formalin. Tidak lengket dan mie lebih mengkilap dibandingkan mie normal. Penggunaan boraks pada pembuatan mi akan menghasilkan tekstur yang lebih kenyal.
B. Tahu

Tahu merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat, karena rasa dan kandungan gizinya yang tinggi. Namun dibalik kelezatannya kita perlu waspada karena bisa saja tahu tersebut mengandung bahan berbahaya. Perhatikan secara cermat apabila menemukan tahu yang tidak mudah hancur atau lebih keras dan kenyal dari tahu biasa, kemungkinan besar tahu tersebut mengandung bahan berbahaya. Selain itu, tahu tidak akan rusak sampai tiga hari pada suhu kamar (25 derajat Celsius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es ( 10 derajat Celsius). Tahu juga akan terlampau keras, namun tidak padat.

C. Bakso

Bakso tidak rusak sampai lima hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius). Teksturnya juga sangat kenyal.

  1. Cara Kerja                                     :

5 tabung reaksi

-            Diberi label

Bakso,mie, tahu kuning

-            Ditimbang masing-masing 1 gram

-            Dipotong-potong kemudian dihancurkan dengan mortar dan alu

Masing-masing sampel (bakso,mie, tahu kuning) dimasukkan ke dalam gelas kimia

-            Ditambahkan air sampai bahan tercelup

-            Di didihkan

-            Air rebusan dimasukkan ke dalam tabung reaksi

Tabung 1

Air rebusan bakso

Tabung 2

Air rebusan mie

Tabung 3

Air rebusan tahu

Tabung 4

Larutan boraks

Tabung 5

Air aquades

-            Diberi 5 tetes ekstrak kurkumin

-

Sampel yang mengandung boraks berwarna merah kecoklatan

Diamati perubahan warnanya

-            Dicatat sampel yang mengandung boraks

-

Makanan yang mengandung boraks

Diulang minimal 3 kali

Hasil Pengamatan                         :

Terjadi perubahan warna menjadi warna merah kecoklatan pada air rebusan bahan makanan yang mengandung boraks.

No

Bahan Makanan

Warna sebelum perlakuan

Warna sesudah perlakuan

1

Air rebusan bakso

Tak berwarna (putih keruh)

Tak berwarna (putih keruh)

2

Air rebusan mie

Kuning keruh

Merah kecoklatan

3

Air rebusan tahu

Kuning jernih

Kuning jernih

4

Larutan boraks

Tak berwarna

Merah kecoklatan

5

Air aquades

Tak berwarna

Tak berwarna

  1. Analisis Data/Persamaan Reaksi yang Terlibat     :

Dari data yang  diperoleh dari percobaan Identifikasi Boraks pada makanan diketahui bahwa bahan makanan yang mengandung boraks adalah mie kuning (mie basah). Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya perubahan warna yang awalnya berwarna kuning keruh menjadi merah kecoklatan setelah ditetesi indikator kurkumin (C21H20O6).

Reaksi yang terjadi pada percobaan identifikasi boraks pada makanan adalah:

Boraks + Kurkumin → Rosocyanine

     Na2B4O7 + C21H20O6 →B[C21H19O6]2Cl

Pembahasan                                  :

Dari percobaan yang kami lakukan, tentang identifikasi boraks dalam makanan, kami memperoleh hasil pengamatan pada air rebusan mie pada tabung 2 yang ditambahkan dengan indikator kurkumin (C21H20O6) 5 tetes  terjadi perubahan warna, dari yang awalnya berwarna kuning keruh menjadi merah kecoklatan. Hal ini dikarenakan dalam air rebusan mie kuning (mie basah) terdapat kandungan boraks.

Pada air rebusan mie yang ditambahkan dengan indikator kurkumin (C21H20O6) membentuk reaksi      :

Boraks + Kurkumin → Rosocyanine

Na2B4O7 + C21H20O6 → B[C21H19O6]2Cl

Terbentuk rosocyanine yang larutannya berubah menjadi berwarna merah kecoklatan.

Hal ini sesuai dengan teori yang menyebutkan bahwa “Boraks bersifat basa, maka keberadaan boraks dapat dideteksi dengan menggunakan indikator basa (larutan kurkumin dalam alkohol), yang akan menunjukkan warna merah kecoklatan”.

Fungsi boraks pada makanan diantaranya adalah:

  • sebagai komponen pembantu pembuatan gendar (adonan calon kerupuk)
  • sebagai pengenyal pada mie basah
  •  sebagai pengeras pada bakso dan ketupat
  •  sebagai pengawet pada bakso dan kecap

Dari hasil percobaan yang telah kami lakukan, asam boraks yang terkandung dalam mie basah setelah direaksikan dengan kurkumin menghasilkan warna merah kecoklatan. Warna tersebut menunjukkan adanya kandungan senyawa Rosocyanine.

Hal tersebut sesuai dengan teori dan menunjukkan bahwa mie basah mengandung boraks.

Kesimpulan                                   :

Dari percobaan yang telah kami lakukan, dapat disimpulkan bahwa bahan makanan(bakso, mie basah, tahu kuning) yang mengandung boraks adalah mie kuning (mie basah) dengan indikator perubahan warna yang awalnya berwarna kuning keruh menjadi merah kecoklatan.

Jawaban Pertanyaan                      :

1. Dari kedua jenis bakso dan mie basah yang telah anda uji, manakah yang memakai pengawet boraks? Bahan makanan yang mengandung boraks adalah mie basah(mie kuning)

2. Tulislah rumus molekul dan rumus struktur kurkumin!

Rumus molekul kurkumin:            C21H20O6

 

3. Berikan sifat-sifat kimia kurkumin dari kunyit!

Sifat-sifat kurkumin

   – sifat anti tumor

   – sifat antioksidan

   – memiliki 2 bentuk tautomer yaitu keton dan enol. Keton bersifat padat dan enol bersifat cair

   – bereaksi dengan asam boraks menghasilkan Rosocyanine

4. Tuliskan reaksi antara boraks dengan kurkumin!

Boraks + Kurkumin → Rosocyanine

     Na2B4O7 + C21H20O6  → B[C21H19O6]2Cl

5. Berikan argumentasi anda, apakah akibat yang terjadi jika boraks tetap digunakan sebagai pengenyal dalam makanan seperti bakso, mie basah, dan kerupuk?

Bahaya boraks

  • Jika terhirup menimbulkan iritasi pernafasaan
  • Mengenai kulit menyebabkan iritasi kulit
  • Kerusakan ginjal
  • Boraks 5-10 gr tertelan oleh anak anak menyebabkan shock dan kematian

Gejala-gejala terkena boraks

  • Badan berasa tidak enak
  • Mual
  • Nyeri hebat pada perut bagian atas
  • Pendarahan di sertai muntah darah
  • Diare
  • Mengantuk
  • Demam dan sakit kepala

Daftar Pustaka                              :

Amaria.2011.Petunjuk Praktikum KIMIA DASAR SAINS. Jurusan Kimia.FMIPA UNESA

http://www.wikipedia.com/pengertian boraks dan kurkumin

Mengetahui,

Dosen/Asisten Pembimbing

( Sony Syarifuddin )

Surabaya, 24 Oktober 2011

Praktikan,

( Kelompok 11 )

About fafa

Mahasiswa Prodi Pendidikan Sains 2011 A FMIPA UNESA

Posted on May 24, 2013, in LAPORAN PRAKTIKUM. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: